Bernadeta Niken Opini

Christmas Collection Dewa Budjana: Kaya dan Universal

22
 oleh Bernadeta Niken
 
Awal bulan November kemarin, Dewa Budjana merilis album barunya, “Christmas Collection”. Album ini berisi 13 lagu Natal aransemen Dewa Budjana. Dewa Budjana lahir dikenal sebagai salah satu gitaris handal negeri ini. Ia bergabung pada beberapa kelompok musik. Sebagai solo gitaris pun ia telah mengeluarkan beberapa album. Tak hanya jago dalam bermusik, ia mempercayakan gitar-gitar kesayangannya dilukis oleh pelukis-pelukis Indonesia. Bukan hanya melahirkan karya baru, Dewa Budjana ingin menunjukkan peristiwa budaya yang menyatukan seni suara dan seni rupa.

Sebagai gitaris yang ‘berbeda’ inilah, lahir pula aransemen-aransemen indah. Melodi yang kaya membuat lagu-lagu Natal semakin indah. Jinggle Bells, Hark! The Herald Angels Sing, Gloria in Excelsis Deo, The First Noel, White Christmas, O Holy Night terasa berbeda. Tambahan alunan suling pada beberapa lagu membuat lagu-lagu itu terasa sangat Indonesia. Dewa Budjana selain menggunakan acoustic steel guitar, ia juga menggunakan banjo, ukulele, synth, dan el sitar. Alat-alat musik petik asli Indonesia. Ini membuat bunyi petikannya menjadi unik dan khas Indonesia. Sebut saja lagu Santa Claus is Coming to Town dan Gloria in Excelcis Deo menjadi sangat menarik karena melodi dan bunyi musiknya. Bersama Barry Likumahuwa, The First Noel menjadi sangat kaya. Selain itu, ada vocal Glenn Fredly dalam Malam Kudus dan Sofia Malika Djojonegoro dalam The first Noel yang membuat lagu-lagu tersebut terdengar syahdu. Sementara itu, nuansa Jazz dihadirkan penyanyi Margie Segers dalam The Christmas Song.
Album yang diproduksi sendiri oleh Dewa Budjana ini benar-benar lengkap dan kaya. Dewa Budjana kira-kira juga ingin menunjukkan bahwa musik itu universal. Musik tak mengenal agama. Musik bisa dinikmati siapa saja tanpa harus mempersoalkan agamanya apa. Dewa Budjana yang asli Bali beragama Hindu pun bisa begitu indah mengkreasi dan membawakan lagu-lagu Natal. Perbedaan itu memperkaya bukan memecah belah.

Ingin mendapat nuansa Natal yang berbeda? Album ini bisa memberikannya.
 

About the author

Bernadeta Niken

pejalan yang tahu jalan pulang

@nikenkd
nikenishere.blogspot.com

Add Comment

Click here to post a comment