Berto Tukan Fiksi

Bayangan

Betapa cintanya sang bayangan
Pada tubuh
Selalu ia ada di sana,
“kehendaknya”
Menemani tubuh

Betapa cintanya sang bayangan
Pada tubuh
Ia selalu “ingin” ada bersama tubuh
Kapan dan di mana saja
Betapa cintanya bayangan
Pada tubuh
Walau ia “tahu” tubuh tak “tahu”
Ia “ingin”
Betapa cintanya sang bayangan
pada tubuh
Gerlap gemerlap cahaya ia pun berubah-ubah
Ke kiri ke kanan selatan utara berputar bagaikan gasing
Namun kaki tubuh tumpuan
bayangan
Betapa cintanya sang bayangan
pada tubuh
Walau ia tahu, ya bayangan tahu
Tubuh tak pernah memandang ke bawah
Mengajaknya tertawa. Walau ia tahu, ya
Bayangan tahu tubuh tak selalu tahu ia ada.
Ketika gelap tiba, dan matamu tak mungkin melihatnya
Bayangan selalu “ingin” ada di sana,
“ingin” beserta tubuh
Hingga tiba di bawah sinar lampu
Betapa cintanya sang bayangan
Pada tubuh
Dan ia tahu, ia harus pergi
Suatu hari.

Margonda, 28/11/07

*Dimuat di Suara Pembaruan edisi Minggu 11/5/08.

About the author

Berto Tukan

Berto Tukan bergabung dengan Agenda 18 sejak 2004. Ia kini tercatat sebagai mahasiswa Pascasarjana STF Driyarkara. Buku kumpulan cerpennya "Seikat Kisah Tentang Yang Bohong" (2016).

Add Comment

Click here to post a comment