Berto Tukan Fiksi

Ketika Kupandangi Kau, Aku Bersedih

Selamat pagi jakarta
Gelisahmu gagap
Melebur deru dalam beludru

Kita ‘kan pilih presiden baru
Sejarah yang itu itu saja
Adalah jalan menurun yang sangat landai

Selamat pagi jakarta
Tak ada lagi Malaka, Syahrir, semaun, atau pun Hatta
Di zaman manipulasi ini
Tapi kita butuh Don Quixote

Selamat pagi Jakarta
Lima rumah kontas untukmu

13:20:07
2009/05/27

About the author

Berto Tukan

Berto Tukan bergabung dengan Agenda 18 sejak 2004. Ia kini tercatat sebagai mahasiswa Pascasarjana STF Driyarkara. Buku kumpulan cerpennya "Seikat Kisah Tentang Yang Bohong" (2016).

1 Comment

Click here to post a comment