FA Triatmoko HS Resensi Buku

Meramalkan Perilaku Lewat Big Data

DATA BUKU

Judul: BIG DATA: a Revolution That Will Transform How We Live, Work, and Think

Penulis: Viktor Mayer-Schonberger dan Kenneth Cukier

Penerbit: Mariner Books

Cetakan: I, 2013

Tebal: 252 halaman

ISBN: 978-0-544-22775-0

 

Sebagai lulusan psikologi yang bekerja di bidang pendidikan dan teknologi, buku Big Data karangan Victor Mayer-Schönberger dan Kenneth Cukier memberi saya insight mengenai potensi data yang terdokumentasi untuk analisis dan dipakai untuk meramalkan perilaku, khususnya dalam dunia Pendidikan.

 

Penulis berargumen bahwa ilmu statistik ditemukan, salah satunya karena kesulitan untuk mengumpulkan data dari keseluruhan populasi (seperti yang dilakukan melalui sensus penduduk). Dalam meneliti suatu fenomena, peneliti mengambil sejumlah sampel yang menggambarkan populasi, lalu menggeneralisir yang didapat dari sampel ke populasi.

 

Namun di era teknologi informasi dan komunikasi, mendapatkan data dari populasi dan menyimpannya tidak sesulit dahulu. Proses pendataan memungkinkan peneliti untuk menyimpulkan langsung dari keseluruhan data dalam populasi. Dari data tersebut, karena jumlahnya besar, bahkan bisa seluruh data dalam populasi (N=all), yang dibutuhkan adalah melihat hubungan dari beberapa data.

 

Disini penulis berpendapat bahwa melihat hubungan saja dan tidak melihat sebab akibat, sudah cukup. Dari hubungan tersebut, peneliti bisa memprediksi fenomena yang akan muncul, misalkan, dari daftar kata kunci yang diketikkan melalui Google, bisa ditemukan hubungan dengan penyakit yang sedang menjangkit di suatu masyarakat di suatu wilayah tertentu. Hubungan tersebut kemudian bisa dijadikan dasar untuk memprediksi daerah mana yang akan terjangkit penyakit yang sama.

 

Meskipun aku tidak setuju bahwa pencarian sebab akibat tidak terlalu relevan lagi, aku sepakat bahwa proses analisis data dalam jumlah besar, akan bisa bermanfaat dalam dunia Pendidikan. Bayangkan jika suatu institusi memiliki suatu sistem berbasis teknologi informasi yang digunkana sebagai kelas virtual. Data tentang perilaku dalam belajar online, misalkan membuat post diskusi tertentu, membalas, membuka materi, atau hanya mengunduh materi, bisa dicari hubungannya dengan prestasi akademis, seperti nilai akhir.

 

Makin maraknya konstruk-konstruk psikologis yang berkaitan dengan pembelajaran online, makin membuka potensi adanya riset dengan menggunakan data dalam jumlah besar.

About the author

FA Triatmoko HS

Agenda 18 Angkatan 3. Saat ini bekerja di almamaternya yaitu Kantor Teknologi Pembelajara Universitas Indonesia sebagai Koordinator Teknologi Pembelajaran. Aktif menulis di POPsy! sebuah jurnal psikologi populer. Sejak 2012 membuka Kelas Koki Cilik @kekoci bersama istrinya, Kak Tasya.

Add Comment

Click here to post a comment