Kegiatan Liputan Maria Krisnasari

Buku-buku Masa Kecilku

6
oleh Maria Krisnasari

Hari ke-29 bulan September 2014

Meluangkan sedikit waktu dari kepadatan rutinitas masing-masing, para laskar Agenda18 dari berbagai angkatan berkumpul di Galeri Antara, Jakarta Pusat. Adalah Mas Ignatius Haryanto, Vikth, Wiwiek, Tita, Blessty, Jenni, Sari dan Dhessy.

Donal Bebek, Paman Gober, Lima Sekawan, Bobo, AMI, Franklin, Carl May, Seri Tokoh Dunia adalah beberapa dari banyak buku bacaan yang menjadi favorit teman-teman A18. Sadar atau tidak, bacaan-bacaan tersebut memengaruhi perkembangan pola pikir pembacanya hingga dewasa. Beberapa bacaan anak-anak yang hingga hari ini ada untuk anak-anak ternyata mengalami traformasi. Istilah dan latar belakang cerita mengikuti perkembangan zaman. Sebut saja, Donal Bebek yang menyebut salah satu artis Hollywood dalam salah satu edisinya. Kemudian, cerita seperti Franklin masih bertahan dengan seting ceritanya yang khas dari zaman ke zaman.

Hal menarik lain selain tranformasi istilah dan seting yang sempat dibahas teman-teman adalah propaganda yang melatari semua cerita anak-anak tersebut. Sebut Disney dengan serial Paman Gober-nya disinyalir bernuansa kapitalisme yang kental. Terlepas dari propaganda yang mungkin memang secara sengaja ditularkan dalam cerita-cerita tersebut, anak-anak berhak untuk memilih secara bebas bacaan-bacaan tersebut. 

Bukanlah hal besar yang perlu dikhawatirkan mengenai propaganda dan segala paham yang melatari cerita anak-anak tersebut. Setiap orang mengalami perubahan pemahaman dalam membaca. Setiap orang akan mendapatkan sudut pandang yang berbeda ketika membaca hal yang sama dalam periode yang berbeda. Pengalaman dan pembelajaran yang akan membantu kita untuk menyaring bacaan yang sesuai dan membantu kita memahami bacaan lebih mendalam.

Pertemuan yang ditemani beragam kudapan ringan ini ditutup dengan hangat dan semangat untuk pertemuan selanjutnya. Karya-karya Romo Mangun Wijaya akan menjadi bahan diskusi tanggal 26 Oktober mendatang.

Salam escribir para siempre…

About the author

Maria Krisnasari

Perempuan yang lahir di pembukaan tahun 1988 ini lulus dari Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Sanata Dharma Yogyakarta tahun 2010. Dia menemukan tempat bertumbuh dan belajar tentang menulis yang baik, benar, dan menyenangkan, sejak bergabung dalam komunitas A18 di tahun 2012. Jiwa melankolis membawanya menuangkan puisi dan tulisan pribadi bernada romantika di blognya http://krisnasarimaria.blogspot.com/.

Add Comment

Click here to post a comment